Dashboard UPT Perpustakaan

TOTAL BUKU

BUKU 0

BUKU TERSEDIA

BUKU 0

BUKU DIPINJAM

BUKU 0

BUKU DIBOOKING

BUKU 0
DAFTAR NAMA BUKU PERPUSTAKAAN
PENCARIAN BUKU
Reset
NO SAMPUL BUKU JUDUL BUKU STATUS
26626 image

NOMOR PANGGIL:

IS-11239

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI I

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-8034-66-X
Nomor Panggil:   IS-11239
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   XI + 272 hal; 24 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Antropologi I" merujuk pada fase awal perkembangan ilmu antropologi, terutama di abad ke-19, yang ditandai oleh pengaruh teori evolusi manusia Charles Darwin dan studi-studi etnoligi oleh bangsa Eropa. Buku "Sejarah Teori Antropologi Jilid I" karya Koentjaraningrat juga membahas periode ini secara rinci, termasuk studi tentang adat istiadat bangsa-bangsa non-Eropa, etnografi, dan teori-teori awal evolusi kebudayaan

KHUSUS DIBACA
26627 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0080

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-456-038-3
Nomor Panggil:   IS-0080
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   VIII + 328 Hal, 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Teori Antropologi II" adalah jilid kedua dari karya monumental Koentjaraningrat yang membahas perkembangan teori-teori antropologi, terutama teori-teori yang berkembang setelah fase awal. Buku ini mencakup pembahasan tentang penelitian perbandingan dan analisis terhadap berbagai aliran pemikiran antropologi

TERSEDIA
26628 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0081

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-456-038-3
Nomor Panggil:   IS-0081
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   VIII + 328 Hal, 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Teori Antropologi II" adalah jilid kedua dari karya monumental Koentjaraningrat yang membahas perkembangan teori-teori antropologi, terutama teori-teori yang berkembang setelah fase awal. Buku ini mencakup pembahasan tentang penelitian perbandingan dan analisis terhadap berbagai aliran pemikiran antropologi

KHUSUS DIBACA
26629 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0082

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-456-038-3
Nomor Panggil:   IS-0082
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   VIII + 328 Hal, 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Teori Antropologi II" adalah jilid kedua dari karya monumental Koentjaraningrat yang membahas perkembangan teori-teori antropologi, terutama teori-teori yang berkembang setelah fase awal. Buku ini mencakup pembahasan tentang penelitian perbandingan dan analisis terhadap berbagai aliran pemikiran antropologi

KHUSUS DIBACA
26630 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0083

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-456-038-3
Nomor Panggil:   IS-0083
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   VIII + 328 Hal, 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Teori Antropologi II" adalah jilid kedua dari karya monumental Koentjaraningrat yang membahas perkembangan teori-teori antropologi, terutama teori-teori yang berkembang setelah fase awal. Buku ini mencakup pembahasan tentang penelitian perbandingan dan analisis terhadap berbagai aliran pemikiran antropologi

KHUSUS DIBACA
26631 image

NOMOR PANGGIL:

IS-0084

SEJARAH TEORI ANTROPOLOGI II

Pengarang:   KOENTJARANINGRAT,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-456-038-3
Nomor Panggil:   IS-0084
Kode Klasifikasi:   301 KOE S
Format:   VIII + 328 Hal, 23 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 7 300 LD 3
Ringkasan Buku :

Sejarah Teori Antropologi II" adalah jilid kedua dari karya monumental Koentjaraningrat yang membahas perkembangan teori-teori antropologi, terutama teori-teori yang berkembang setelah fase awal. Buku ini mencakup pembahasan tentang penelitian perbandingan dan analisis terhadap berbagai aliran pemikiran antropologi

KHUSUS DIBACA
26632 image

NOMOR PANGGIL:

IS-8394

SEJUMLAH MASALAH PEMUKIMAN KOTA

Pengarang:   BUDIHARJO EKO,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-414-037-6
Nomor Panggil:   IS-8394
Kode Klasifikasi:   363. 5 SEJ
Format:   XII + 273; 20cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 26 300 LB 3
Ringkasan Buku :

Buku ini mengulas secara rinci berbagai permasalahan permukiman yang muncul seiring dengan pertumbuhan kota yang pesat, seperti munculnya kawasan kumuh, ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan lahan, serta kurangnya akses terhadap infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan transportasi. Eko Budiharjo menyoroti bagaimana urbanisasi yang tidak terkendali menyebabkan tekanan besar pada sistem tata ruang dan berdampak pada kualitas hidup masyarakat kota, terutama kelompok berpenghasilan rendah. Dalam buku ini juga dijelaskan akar penyebab masalah permukiman, termasuk kebijakan pembangunan yang tidak merata, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta perencanaan kota yang belum berpihak pada rakyat kecil. Selain itu, penulis menawarkan berbagai pendekatan solusi, seperti penataan ulang permukiman kumuh, pengembangan perumahan rakyat, peningkatan peran masyarakat dalam perencanaan, dan pentingnya kebijakan pembangunan kota yang holistik, berkelanjutan, dan berkeadilan.

TERSEDIA
26633 image

NOMOR PANGGIL:

IS-12775

SEKILAS TENTANG JUAL BELI TANAH ( Berikut Peraturan-Peraturannya )

Pengarang:   HARUN AL RASHID,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-450-060-7
Nomor Panggil:   IS-12775
Kode Klasifikasi:   346.043 63 RAS S
Format:   vii + 350 hlm ; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 23 300 LD 4
Ringkasan Buku :

Proses jual beli tanah di Indonesia merupakan tindakan hukum pemindahan hak yang harus dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur agar memiliki kepastian hukum. Per Januari 2026, terdapat perubahan signifikan terkait pengakuan dokumen tanah adat. 1. Dasar Hukum Utama Transaksi tanah diatur oleh beberapa peraturan kunci: UU No. 5 Tahun 1960 (UUPA): Mengatur dasar-dasar pokok agraria dan jenis-jenis hak atas tanah. PP No. 18 Tahun 2021: Peraturan krusial yang menetapkan bahwa mulai 2 Februari 2026, dokumen tanah adat (seperti Girik, Letter C, Petok D, dan Verponding) tidak lagi diakui sebagai bukti kepemilikan sah. PP No. 24 Tahun 1997: Mengenai tata cara pendaftaran tanah untuk menjamin kepastian hukum. Pasal 1320 KUH Perdata: Mengatur syarat sah perjanjian (sepakat, cakap, hal tertentu, dan sebab yang halal)

TERSEDIA
26634 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7698

SEKILAS TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DI JEPANG

Pengarang:   SYAFRUDIN ATENG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-1073-14-7
Nomor Panggil:   IS-7698
Kode Klasifikasi:   352.52 SYA S
Format:   Xiv + 103 .,22
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Pemerintahan daerah di Jepang terdiri dari beberapa tingkat, yaitu: 1. *Prefektur*: Jepang dibagi menjadi 47 prefektur, yang dipimpin oleh gubernur. Prefektur memiliki otonomi dalam mengelola urusan daerah. 2. *Kota, Kecamatan, dan Desa*: Di bawah prefektur, terdapat kota, kecamatan, dan desa yang memiliki pemerintahan lokal sendiri. Pemerintahan daerah di Jepang memiliki beberapa karakteristik, seperti: - *Otonomi Daerah*: Pemerintah daerah memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan daerah sendiri. - *Partisipasi Masyarakat*: Masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan melalui berbagai mekanisme. - *Pelayanan Publik*: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintahan daerah di Jepang juga menghadapi tantangan, seperti perubahan demografis dan kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efektif.

TERSEDIA
26635 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7699

SEKILAS TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DI JEPANG

Pengarang:   SYAFRUDIN ATENG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-1073-14-7
Nomor Panggil:   IS-7699
Kode Klasifikasi:   352.52 SYA S
Format:   Xiv + 103 .,22
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Pemerintahan daerah di Jepang terdiri dari beberapa tingkat, yaitu: 1. *Prefektur*: Jepang dibagi menjadi 47 prefektur, yang dipimpin oleh gubernur. Prefektur memiliki otonomi dalam mengelola urusan daerah. 2. *Kota, Kecamatan, dan Desa*: Di bawah prefektur, terdapat kota, kecamatan, dan desa yang memiliki pemerintahan lokal sendiri. Pemerintahan daerah di Jepang memiliki beberapa karakteristik, seperti: - *Otonomi Daerah*: Pemerintah daerah memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan daerah sendiri. - *Partisipasi Masyarakat*: Masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan melalui berbagai mekanisme. - *Pelayanan Publik*: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintahan daerah di Jepang juga menghadapi tantangan, seperti perubahan demografis dan kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efektif.

KHUSUS DIBACA
26636 image

NOMOR PANGGIL:

IS-76100

SEKILAS TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DI JEPANG

Pengarang:   SYAFRUDIN ATENG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-1073-14-7
Nomor Panggil:   IS-76100
Kode Klasifikasi:   352.52 SYA S
Format:   Xiv + 103 .,22
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Pemerintahan daerah di Jepang terdiri dari beberapa tingkat, yaitu: 1. *Prefektur*: Jepang dibagi menjadi 47 prefektur, yang dipimpin oleh gubernur. Prefektur memiliki otonomi dalam mengelola urusan daerah. 2. *Kota, Kecamatan, dan Desa*: Di bawah prefektur, terdapat kota, kecamatan, dan desa yang memiliki pemerintahan lokal sendiri. Pemerintahan daerah di Jepang memiliki beberapa karakteristik, seperti: - *Otonomi Daerah*: Pemerintah daerah memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan daerah sendiri. - *Partisipasi Masyarakat*: Masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan melalui berbagai mekanisme. - *Pelayanan Publik*: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintahan daerah di Jepang juga menghadapi tantangan, seperti perubahan demografis dan kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efektif.

KHUSUS DIBACA
26637 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7701

SEKILAS TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DI JEPANG

Pengarang:   SYAFRUDIN ATENG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-1073-14-7
Nomor Panggil:   IS-7701
Kode Klasifikasi:   352.52 SYA S
Format:   Xiv + 103 .,22
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Pemerintahan daerah di Jepang terdiri dari beberapa tingkat, yaitu: 1. *Prefektur*: Jepang dibagi menjadi 47 prefektur, yang dipimpin oleh gubernur. Prefektur memiliki otonomi dalam mengelola urusan daerah. 2. *Kota, Kecamatan, dan Desa*: Di bawah prefektur, terdapat kota, kecamatan, dan desa yang memiliki pemerintahan lokal sendiri. Pemerintahan daerah di Jepang memiliki beberapa karakteristik, seperti: - *Otonomi Daerah*: Pemerintah daerah memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan daerah sendiri. - *Partisipasi Masyarakat*: Masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan melalui berbagai mekanisme. - *Pelayanan Publik*: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintahan daerah di Jepang juga menghadapi tantangan, seperti perubahan demografis dan kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efektif.

KHUSUS DIBACA
26638 image

NOMOR PANGGIL:

IS-7702

SEKILAS TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH DI JEPANG

Pengarang:   SYAFRUDIN ATENG,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-1073-14-7
Nomor Panggil:   IS-7702
Kode Klasifikasi:   352.52 SYA S
Format:   Xiv + 103 .,22
Lokasi Rak Buku:   RAK 29 300 LB 5
Ringkasan Buku :

Pemerintahan daerah di Jepang terdiri dari beberapa tingkat, yaitu: 1. *Prefektur*: Jepang dibagi menjadi 47 prefektur, yang dipimpin oleh gubernur. Prefektur memiliki otonomi dalam mengelola urusan daerah. 2. *Kota, Kecamatan, dan Desa*: Di bawah prefektur, terdapat kota, kecamatan, dan desa yang memiliki pemerintahan lokal sendiri. Pemerintahan daerah di Jepang memiliki beberapa karakteristik, seperti: - *Otonomi Daerah*: Pemerintah daerah memiliki kekuasaan untuk mengelola urusan daerah sendiri. - *Partisipasi Masyarakat*: Masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan melalui berbagai mekanisme. - *Pelayanan Publik*: Pemerintah daerah bertanggung jawab untuk menyediakan berbagai layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pemerintahan daerah di Jepang juga menghadapi tantangan, seperti perubahan demografis dan kebutuhan akan pelayanan publik yang lebih efektif.

KHUSUS DIBACA
26639 image

NOMOR PANGGIL:

IS- 8303

SEKITAR MASALAH KORUPSI ASPEK NASONAL DAN ASPEK INTERNASIONAL

Pengarang:   ATMASASMITA ROMLI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-538-247-0
Nomor Panggil:   IS- 8303
Kode Klasifikasi:   364.132 3 ATM S
Format:   VIII + 293 hal ; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 25 300 LB 3
Ringkasan Buku :

buku ini menjelaskan latar belakang pembentukan komisi pemberantas korupsi dan strategis pemberantas korupsi di Indonesia, kebijakan hukum dalam pemberantas korupsi, kolusi dan nepotisme, pemberantas korupsi : sebuah renungan, komisi pemberantas korupsi, RUU pembentukan komisi pemberantas korupsi, perspektif pengadilan korupsi di Indonesia, wacana pemberdayaan pemberantasan korupsi.

TERSEDIA
26640 image

NOMOR PANGGIL:

IS- 8304

SEKITAR MASALAH KORUPSI ASPEK NASONAL DAN ASPEK INTERNASIONAL

Pengarang:   ATMASASMITA ROMLI,  
Kategori:   Buku Teks
ISBN:   979-538-247-0
Nomor Panggil:   IS- 8304
Kode Klasifikasi:   364.132 3 ATM S
Format:   VIII + 293 hal ; 21 cm
Lokasi Rak Buku:   RAK 25 300 LB 3
Ringkasan Buku :

buku ini menjelaskan latar belakang pembentukan komisi pemberantas korupsi dan strategis pemberantas korupsi di Indonesia, kebijakan hukum dalam pemberantas korupsi, kolusi dan nepotisme, pemberantas korupsi : sebuah renungan, komisi pemberantas korupsi, RUU pembentukan komisi pemberantas korupsi, perspektif pengadilan korupsi di Indonesia, wacana pemberdayaan pemberantasan korupsi.

TERSEDIA
    Jumlah Record: 30865